Padang (LPPM UNAND) — Universitas Andalas (UNAND) secara resmi melepas Tim Tanggap Bencana Hidrometeorologi pertama untuk bertugas di Kabupaten Padang Pariaman. Pelepasan tim dilaksanakan di Fakultas Kedokteran (FK) Jati dan dihadiri oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas, Dekan FK UNAND, Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas, serta Dr. Eng. Dendi Adi Saputra selaku Ketua Pelaksana Pengabdian kepada Masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
Tim yang diberangkatkan dipimpin oleh Dr. Eng. Dendi Adi Saputra M sebagai ketua, dengan anggota dr. Arif Budiman, dr. Feriyandi Nauli, dr. Bambang Rojilun Taufik, dr. Pratistha Satyanegara, dr. Dita Novia Wulansari, dr. Yoga, Apt. Muhammad Ade Rakha, S.Farm, Apt. Mohammad Andre Darmawan, S.Farm, Randi Awisahnari, S.T, Dr. Eng. Eka Satria, Apt. Dr. Syofyan, Jefri Erianto, Rangga Putra, dan Idris Al Fahri.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Kedokteran UNAN, Dr. dr. Sukri Rahman, Sp.THT-BL, Subsp.Onk (K), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan misi lanjutan dari penugasan sebelumnya yang telah dilaksanakan di Kabupaten Agam selama kurang lebih tiga minggu. Meskipun masa tanggap darurat bencana secara resmi berakhir pada hari ini, Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan bantuan kepada daerah-daerah atau lokus yang masih minim tersentuh dan masih membutuhkan dukungan.
UNAND, lanjutnya, akan tetap melakukan pelayanan dan pendampingan di Kabupaten Agam dan Pesisir Selatan, serta mulai hari ini memperluas jangkauan pengabdian ke Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Solok. Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Universitas Andalas selaku penanggung jawab kegiatan di Kabupaten Agam, khususnya pada Posko UNAND Lubuk Basung.
Berbeda dengan kondisi di Kabupaten Agam yang mendapat perhatian luas, situasi kebencanaan di Kabupaten Padang Pariaman relatif kurang mendapat sorotan publik sehingga jumlah relawan yang masuk masih terbatas. Dalam konteks tersebut, Universitas Andalas menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang menurunkan tim tanggap bencana secara kontinyu di wilayah Padang Pariaman, dengan rencana pelaksanaan kegiatan hingga 31 Desember 2025.
Humas LPPM Universitas Andalas