PADANG (LPPM UNAND) — Peningkatan mutu luaran, pemanfaatan hasil riset, dan dampak nyata bagi masyarakat menjadi fokus Rapat Kerja Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas Andalas, Sabtu (3/10/2026). Berlangsung di Ruang Seminar LPPM, forum ini mengevaluasi program 2026 sekaligus membahas prioritas kegiatan dan target kinerja 2027.
Rapat kerja dibuka oleh Ketua LPPM Universitas Andalas, Prof. Dr. tech. Marzuki, dan dihadiri pengelola pusat layanan, pusat riset dan pengembangan, pusat penjaminan mutu, Komite Etik Penelitian, serta koordinator daerah binaan.
Dalam pembukaannya, Marzuki menekankan bahwa keberhasilan penelitian dan pengabdian harus tercermin pada manfaat yang dihasilkan serta kontribusinya terhadap reputasi akademik dan institusi.
“Kinerja PPM tidak semata-mata diukur dari jumlah publikasi, paten, buku, dan luaran yang dihasilkan, tetapi dari seberapa besar dampaknya riset dan pengabdian kepada masyarakat bagi masyarakat serta sejauh mana kontribusinya dalam membangun reputasi akademik dan institusi,” katanya.
Penegasan tersebut menjadi landasan pembahasan arah program 2027. Peningkatan kualitas penelitian perlu diikuti penguatan relevansi dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan daerah, serta dukungan agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Dalam paparan evaluasi kinerja, Marzuki menguraikan tahapan transformasi penelitian dan pengabdian, mulai dari penguatan tata kelola dan ekosistem riset, pengembangan talenta, serta perluasan program dan pendanaan. Tahapan ini menjadi fondasi bagi riset yang berkualitas dan relevan, pengembangan inovasi, hilirisasi, serta penerapan hasil penelitian untuk menjawab persoalan masyarakat.
Evaluasi menyoroti sejumlah kebutuhan penguatan, antara lain integrasi sistem dan data, pemerataan kapasitas riset, perluasan kolaborasi, serta peningkatan mutu dan pengaruh publikasi ilmiah. Pada aspek hilirisasi, hasil penelitian dan paten perlu didorong lebih lanjut menuju prototipe, lisensi, produk, layanan, dan kemitraan industri.
Selain paparan Ketua LPPM, seluruh pusat layanan menyampaikan evaluasi program dan rencana kegiatan 2027. Sesi ini mencakup paparan Pusat Kekayaan Intelektual (KI), Pusat Pengembangan Jurnal dan Seminar (PPJS), serta Pusat Layanan Publikasi (PLP). Komite Etik Penelitian juga memaparkan evaluasi dan rencana kegiatannya.
Pembahasan menekankan penguatan layanan pelindungan dan pemanfaatan kekayaan intelektual, pengembangan jurnal, serta peningkatan kualitas publikasi. Penguatan peran Komite Etik Penelitian turut mendukung pelaksanaan riset yang bermutu dan dapat dipertanggungjawabkan.
Seluruh pusat riset dan pengembangan juga memaparkan capaian, kendala, serta rencana kegiatan tahun mendatang. Para koordinator daerah binaan menyampaikan evaluasi pengabdian dan rencana kegiatan 2027 dengan perhatian pada kebutuhan masyarakat serta keberlanjutan manfaat program di wilayah dampingan.
Rapat kerja berlangsung konstruktif, ditandai dengan diskusi aktif hingga pukul 16.30 WIB. Peserta membahas tantangan pelaksanaan, kebutuhan dukungan, dan peluang kolaborasi antarunit sebagai bahan penyempurnaan program.
Forum ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pusat layanan, pusat riset dan pengembangan, koordinator daerah binaan, UPT Pembelajaran di Luar Kampus (UPT PDK), serta Direktorat Kerja Sama dan Hilirisasi Riset. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan antara penelitian, pengembangan inovasi, pembelajaran di masyarakat, dan pemanfaatan hasil riset.
Dengan keterhubungan antarunit, program penelitian dan pengabdian diharapkan semakin terarah: berangkat dari kebutuhan nyata, menghasilkan luaran yang bermutu, serta memiliki jalur pemanfaatan dan dampak yang dapat dievaluasi.
Menutup rapat kerja, Marzuki menegaskan kembali arah kebijakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2027 untuk menghasilkan dampak yang lebih nyata. Penguatan tata kelola, mutu dan relevansi riset, hilirisasi, serta optimalisasi daerah binaan menjadi prioritas untuk memperbesar kontribusi Universitas Andalas bagi masyarakat sekaligus memperkuat reputasi akademik dan institusi.
Humas LPPM Universitas Andalas