Padang (LPPM UNAND)— Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas (UNAND), Universitas Andalas memberikan penghargaan kepada dosen yang menunjukkan kinerja unggul dan menghasilkan dampak nyata dalam bidang penelitian, publikasi ilmiah, penulisan buku, serta pengabdian kepada masyarakat.
Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi universitas atas kontribusi dosen dalam meningkatkan kualitas dan dampak pelaksanaan tridarma perguruan tinggi. Penilaian tidak hanya menitikberatkan pada produktivitas, tetapi juga mempertimbangkan mutu, dampak, serta kontribusi karya akademik terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.
Secara keseluruhan, Universitas Andalas memberikan delapan penghargaan dalam enam kategori. Penilaian kategori Publikasi Berdampak menggunakan data publikasi selama periode 2023–2025, sedangkan kategori Publikasi Q1 Terbanyak, Buku Berdampak, dan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak menggunakan data capaian tahun 2025.
Pada kategori Dosen dengan Publikasi Berdampak, penghargaan diberikan kepada Prof. Dr. Deswati, M.S. untuk rumpun Sains, Teknologi, dan Kesehatan serta Dr. Roni Ekha Putera, S.IP., MPA. untuk rumpun Sosial Humaniora.
Sementara itu, Dr. Tio Putra Wendari, S.Si. memperoleh penghargaan sebagai Dosen Muda dengan Publikasi Berdampak. Ia juga meraih penghargaan pada kategori Dosen Muda dengan Publikasi Q1 Tahun 2025 Terbanyak sebagai First Author/Corresponding Author.
Pada kategori Dosen dengan Publikasi Q1 Tahun 2025 Terbanyak sebagai First Author/Corresponding Author, penghargaan diberikan kepada Dr. Ir. Roni Pazla, S.Pt., MP dari rumpun Sains, Teknologi, dan Kesehatan serta Prof. Dr. Donard Games, S.E., M.Bus. (Adv.) dari rumpun Sosial Humaniora.
Universitas Andalas juga memberikan penghargaan Dosen dengan Buku Berdampak Tahun 2025 kepada Riwayadi, S.E., MBA, serta penghargaan Dosen dengan Pengabdian kepada Masyarakat Berdampak Tahun 2025 kepada Dr.Eng. Dendi Adi Saputra, S.T., M.T.
Ketua LPPM Universitas Andalas menyampaikan bahwa penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada para penerima, tetapi juga diharapkan dapat mendorong seluruh dosen UNAND untuk menghasilkan karya yang semakin berkualitas dan memberikan dampak yang lebih luas.
“Universitas tidak hanya membutuhkan peningkatan jumlah publikasi dan luaran tridarma, tetapi juga karya yang berkualitas, mendapat pengakuan, dan memberikan dampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan maupun masyarakat. Melalui penghargaan ini, kami ingin mendorong tumbuhnya budaya akademik yang semakin produktif, berkualitas, dan berdampak,” ujarnya.
Pemberian penghargaan pada momentum Dies Natalis ke-70 ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Andalas untuk terus memperkuat ekosistem penelitian, publikasi ilmiah, inovasi, penulisan buku, dan pengabdian kepada masyarakat. Apresiasi terhadap dosen dengan capaian terbaik tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas karya serta memperluas kontribusi Universitas Andalas di tingkat nasional maupun internasional.
Melalui momentum Dies Natalis ke-70, Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk mendorong lahirnya karya akademik yang tidak hanya unggul dari sisi produktivitas, tetapi juga bermutu, relevan, dan memberikan dampak nyata bagi ilmu pengetahuan, universitas, dan masyarakat.
Humas LPPM Universitas Andalas